Kamis, 20 November 2008
J:ALAN ITU...TUHAN 1
Aku menelpon Mila bermaksud memberitahukan bahwa aku sudah keluar dari ruang 411 dan akan pindah ruang apalagi saat itu aku akan mengikuti UTS statistik, dengan tak sabar kuhubungi Mila sempat aku bersuudzon sedikit mengira bahwa ia tidak mau mengangkat telponku. Baru saja hendak kutekan huruf2 dihandphoneku dengan niat mengirim sms tiba-tiba ia muncul dari arah tangga segera kuhampiri ia dan kuserahkan surat yang ia titipkan padaku, sebelumnya surat itupun telah kucopy karena aku merasa tidak enak karena tidak pernah membalas smsnya
Baru kemudian kukataklan padanya bahwa aku bermaksud untk menyerah dengan sengaja dan sadar aku bermaksud untuk menyerah saja dari arena pertandingan, aku tidak akan melamar untuk beasiswa IELSP...Betapa terkejutnya mila mendengar apa yang aku katakan iapun bertanya apa alasanku melakukan itu kukatakasn padanya bahwa coipy legalisir milikku kurang jadi itu artinya aku tidak akan mamui memenuhi syarat administrasi untuk aplikasi tersebut Mila pun menyemangatiku dan mengatakan bahwa syarat yang dsibutuhkan hanya tiga copy legalisir saja aku terkejut dan takmenyangka betapa naif dan bodohnya aku selama ini ternyata yang dibutuhkan cuma tiga. sekejap adrenalin mengalir deras disetiap pembuluh darahku setiap desah nafasku berkata aku tak boleh menyerah, mungkin ini pertanda bahwa aku harus berjuang bahwa aku harus bergerkj dan berlari mengejar semua mimpi mimpiku akupun bergegas tertatih terseok mengumpulkan setiap keping dan puing semangat yang sempat terserak dan tercerabut dari benak dan sanubariku. sampai akhirnya kekuatanku muncuil kemabali dan akupun berjuang lagi
Minggu, 10 Agustus 2008
Alec Bourne
An education isn't how much you have committed to memory, or even how much you know. It's being able to differentiate between what you do know and what you don't.
Anatole France
Education is the best provision for old age.
Aristotle
It is the mark of an educated mind to be able to entertain a thought without accepting it.
Aristotle
Only the educated are free.
Epictetus
America believes in education: the average professor earns less money in a whole year than a professional athlete earns in a week.
Evan Esar
Good teaching is one-fourth preparation and three-fourths theater.
Gail Godwin
A fool's brain digests philosophy into folly, science into superstition, and art into pedantry.
George Bernard Shaw
A student by definition doesn't know what he or she doesn't know.
Michael Gorman
A teacher affects eternity; he can never tell, where his influence stops.
Henry Brooks Adams
A teacher is one who makes himself progressively unnecessary.
Thomas Carruthers
Only two things are infinite, the universe and human stupidity, and I'm not sure about the former.
Albert Einstein
Knowledge speaks, but wisdom listens.
Jimmy Hendrix
Obstacles are those frightful things you see when you take your eyes off your goal.
Henry Ford
Success usually comes to those who are too busy to be looking for it.
Henry David Thoreau
Learning is a treasure that will follow its owner everywhere.
Chinese Proverb
If you plan for a year, plant a seed. If for ten years, plant a tree. If for a hundred years, teach the people.
Kuang Chung
You are educated when you have the ability to listen to almost anything without losing your temper or self-confidence.
Robert Frost
To teach is to learn twice.
Joseph Joubert
Education's purpose is to replace an empty mind with an open one.
Malcolm Forbes
As long as you live, keep learning how to live.
Seneca
Who dares to teach must never cease to learn.
John Cotton Dana
Education is to mould the human being for ongoing change and even for the eventual crisis which might arise as a result of the transition.
Miguel Ángel Escotet
The highest result of education is tolerance.
Helen Keller
There are two types of education... One should teach us how to make a living, And the other how to live.
John Adams
Whatever is good to know is difficult to learn.
Greek Proverb
The primary purpose of a liberal education is to make one's mind a pleasant place in which to spend one's leisure.
Sidney J. Harris
Education is not the filing of a pail, but the burning of a fire
William Butler Yeats
Pain makes man think. Thought makes man wise. Wisdom makes life endurable.
John Patrick
Education is the cheapest defense of nations.
Edmund Burke
He who opens a school door, closes a prison.
Victor Hugo
Teachers are more than any other class the guardians of civilization.
Bertrand Russell
What the teacher is, is more important than what he teaches.
Karl Menninger
Teaching that impacts is not head to head, but heart to heart.
Howard G. Hendricks
One looks back with appreciation to the brilliant teachers, but with gratitude to those who touched our human feelings.
Carl Gustav Jung
The mediocre teacher tells. The good teacher explains. The superior teacher demonstrates. The great teacher inspires.
William Arthur Ward
I touch the future, I teach
Christa McAuliffe
What is and how to achieve happiness? Buying objects / things?....That's what we are told every day by hundreds of commercial ads. Have knowledge and wisdom anything to do with happiness?
| | |
José Martí, a great Cuban thinker and patriot, once gave this advice in his famous Letter to Maria Mantilla, who many believe was his daughter:
"La elegancia..., -la grande y verdadera, -está en la altivez y fortaleza del alma. Un alma honrada, inteligente y libre, da al cuerpo más elegancia, y más poderío..., que las modas más ricas de las tiendas. Mucha tienda, poca alma. Quien tiene mucho adentro, necesita poco afuera. Quien lleva mucho afuera, tiene poco adentro, y quiere disimular lo poco. Quien siente su belleza, la belleza interior, no busca afuera belleza prestada: se sabe hermosa, y la belleza echa luz. Procurará mostrarse alegre, y agradable a los ojos, porque es deber humano causar placer en vez de pena, y quien conoce la belleza la respeta y la cuida en los demás y en sí."
José Martí
"Elegance..., - the really great and true one, - is in the pride and strength of the soul. An honest, intelligent and free soul gives to the body more elegance and more power..., than the richest fashions of the stores. Much store, little soul. Who has much inside, needs little outside. Who needs to dress up outside, has little inside, and wants to conceal the little. Who feels her/his own beauty, the inner beauty, does not look outside for lent beauty: she/he knows she/he is beautiful and the beauty sparkles light. She/he should try to look cheerful and pleasant to the eyes, because it is a human duty to cause pleasure instead of pain, and the one who knows what beauty is, respects it and takes care of it in others and in himself."
Minggu, 11 Mei 2008
teringat lagi
Kamis, 08 Mei 2008
selesai meraut pinsil kamipun tenggelam dalam fikiran masing-masing. sambil mengisi kesunyian kucoba mengulang kembali soal-soal yang telah kupelajari. beberapa saat kemudian muncullah 2 orang pengawas, dengan gaya mereka menenteng satu kardus yang kami yakini sebagai lemabaran soal lalu tanpa berkata-kata mereka mulai sibuk keluar masuk ruangan yang tadinya terkunci. kami bertanya-tanya dalam hati apa ya kira-kira yang mereka kerjakan didalam sana?
belum hilang rasa penasaran kami tiba-tiba kedua pengawas itu keluar sambil menggotong meja, aha kalau yang ini akupun bisa menebak rupanya kedua pengawas itu tengah menyiapkan meja untuk daftar ulang
lalu kamipun diminta untuk berbaris tak lupa kami diperingatkan untuk menyiapkan kartu identirtas dan slip pembayaran, maka mulai berbarislah kami seperti rombongan anak-anak mengantri ingin masuk taman hiburan, tapi tak seperti anak2 yang masuk dengan wajah senang kami semua masuk dengan wajah tegang. giliranku tiba, segera kukeluarkan slip pembayaranku tapi apa lacur aku lupa mengeluarkan kartu identitasku, sipengawaspun menatapku dengan pandangan sinis, "ya sudah tukar dulu sama yang belakang" katanya ketus
dengan perasaan malu akupun pindah ke belakang dandengan segera kukeluarkan ktpku dan segera menyerahkannya pada sang pengawas dengan gesit ia memeriksa identitasku dan
Sabtu, 03 Mei 2008
mimpi itu tuhan......
adalah IELSP bea siswa untuk mengikuti short course selama dua bulan ke negri paman sam. berawal dari keberhasilan kakak-kakak kelas yang pernah mencicipi manisnya menuntut ilmu disana, akupun merajut asa mengurai usaha demi sebuah cita-cita bertandang ke amerika.
maka mulailah aku dan tiga kwanku berjibaku, menyingsingkan lengan baju berjuang dengan segenap akal, tenaga dan fikiran kami. berjuang demi sebuah kata "mimpi"
demi beasiswa itu kami harus menempuh tiga rintangan.
rintangan pertama adalah test TOEFL, bukan main kawan padahal baru sekali ikut test toefl, prediksi pula, sudah kadaluarsa lagi, (secara kawan test itu kuambil dua tahun yang lalu) aku dengan jumawa pergi kemenara imperium lantai 28 menuju kantor IIEF dengan uang 250 ribu(untungnya waktu itu baru dapat uang arisan)ditangan berseru dengan semangat berkobar kobar "mbak saya mau mendaftar test TOEFL"
kau pasti berfikir alamak berani kali gadis ini, ikut test TOEFL ITP hanya bermodalkan buku baron, paper structure(yang pada akhir test hilang ketinggalan dicounter hp), dan latihan kilat diwarnet.
lalu selama 4 hari akupun bermetamorfosa menjadi kutu buku, kubawa buku structureku kemana-mana, kukerjakan soal-soal toefl itu sampai larut malam. Setelah empat hari otakku digodok dalam kawah candradimuka, waktu ujianpun tiba. aku dan kawan-kawanku janjian bertemu di gerbang masuk UIN, rencananya kami akan berangkat bersama-sama menuju wisma PKBI(tempat dimana ujian itu dilaksanakan), sesampainya ditempat ujian kutemui dua kawanku yang sudah menunggu
"sory ya bu, telat" kataku
"mila kira mila yang telat, eh pas dah nyampe sini ternyata mila yang duluan"
" sorry deh bu, sorry" sesalku lagi
" that's oke koq ra kita juga msih nungguin fahmi" kata ika
sembari menunggu fahmi, obrolanpun berlangsung santai, secara tidak sengaja mataku pun tertuju pada papan ujian(itu lo papan triplek yang biasa dipakai untuk UAN), meihat itu akupun bertanya " emang harus bawa papan segala mil? bukannya mejanya lumayan datar"
" ya buat jaga-jaga aja ra, daripada entar gak item pas ngisi lembar jawaban"
"kamu bawa juga ka?" tanyaku pada temanku yang lain
"iya..." jawab ika. Waduh pikirku pada bawa ni masa gue gak sih,
"emang rara gak kepikiran mesti bawa papan segala?, mila sih udah prepare dari kemarin"
" ya nih gimana dong ya..." keluhku
"mungkin fahmi punya kali ra, dia kan ujiannya jam sebelas gitu, pinjam aja papan dia dulu"
" betul juga! " seruku, segera kucoba menghubungi fahmi ternyata nihil kawan ternyata si fahmipun tidak memiliki papan itu, maka dengan wajah bermuram durja kuhampiri kedua kawanku
" udah ra beli aja, tuh ada toko disebrang"
maka dengan tergesa kusebrangi jalan dan dengan segera kubeli papan triplek itu.
setelah papan sudah terbeli kamipun segera berangkat,
sesampainya diwisma PKBI, ternyata baru segelintir orang yang sudah datang. kamipun duduk dibangku yang sudah disediakan, sambil menunggu pengawas ujian, dan pintu dibukakan kawanku mengeluarkan kotak pinsilnya, betapa terkejutnya aku kawan, ternyata kawanku membawa tiga buah pinsil..tiga buah pinsil belum lagi reda aku dari rasa terkejut, aku melihat kawanku itu meraut kedua ujung pinsil weleh weleh bukan main kalau dikalkulasi kawanku ini sudah punya enam pinsil sekaligus!!!!
aku meludah dengan susah payah
" banyak amat pinsilnya mil" komentarku
"emang, kemaren mila dibilangin ama kak asep, katanya kalau mau ujian siapin pensil yang banyak, soalnya gak akan ada waktu buat ngeraut. mati aku batinku panik
Senin, 21 April 2008
didiriku..didirimu
dimana tempatku dihati dan fikiranmu?
adakah kau mengingatku dalam tidur dan jagamu?
sepertihalnya aku yang merinduimu dalam susah dan senangku.
Wahai engkau yang mewarnai hariku dan menerangi malamku,
tahukah engkau... telah kutunggu hingga seribu tahun berlalu,
menunggu kehadiranmu dalam kesepianku.
Wahai engkau yang kucintai, aku ingin menjadi yang halal bagimu...
yang kan kau kecup keningnya, dan kau basuh lukanya
Duhai pujaan hati, pelipur lara
dengarlah senandung cinta
dari sanubari berselimut asmara.
Senin, 07 April 2008
tentang orang orang tercinta
Adalah ibuku, ibuku, dan ibuku wanita pertama yang kukenali didunia ini, wanita pertama yang kucintai, wanita pertama yang selalu kurindui. Ditangannya, aku belajar menjadi seorang wanita, dalam lembut suaranya ku pelajari cara menghadapi dunia.
ibuku, adalah seorang pejuang yang bangun kala adzan subuh berkumandang, dan kembali kerumah saat petang mulai menjelang, Dia ibuku seorang nyonya kepala KUA yang begitu gigih ikut mencari nafkah, meski harus duduk bersama para pedagang kaki lima, tanpa sedikitpun merasa risih, tanpa secuilpun merasa jeri.
Dia ibuku yang pada usia lima belas tahun sudah menghidupi dirinya sendiri, dia ibuku yang tak pernah merasa lelah walau tubuhnya mulai menua dan ubannya sudah mengintip dimana-mana ..., dia kawan yang surga ditelapak kakinya kuharapkan, dia kawan yang tangisnya tak kan mampu kubiarkan.... dia.. ibuku
kalau kau kenal ayahku untuk pertama kalinya kau akan mengerutkan kening, kakimu akan reflek melangkah teratur... mundur, tapi kawan coba lihat dibalik tubuh kekar yang hitam dan wajahnya yang sangar menyeramkan. Ayahku adalah ayah terbaik didunia, sekalipun kawan, tak pernah tubuh ini dipukulnya, yang kuingat tentang ayahku adalah elusan sayangnya di rambutku saat kusakit, saat ku pergi menuntut ilmu, saat aku berhasil meraih sesuatu
ayahku... kawan adalah seorang pendekar besar, tapi aku selalu tahu dibalik tubuh lelah yang mulai ringkih ayahku adalah orang yang paling lembut, dan paling lucu sedunia. Kawan dia segalanya, senyumnya, tawanya dan kebahagiaannya adalah segala hal yang akan kucoba untuk mewujudkannya.
Tahukah kawan, bahwa ayahku mengendarai motor hondanya menyusuri jalan berliku dan tak beraspal setiap tiga hari dalam seminggu. ayahku menginap disebuah kos-kosan sempit tidur beralas kasur ditemani sebuah rice cooker, kuali dan kompor minyak, dia kawan ayahku yang mulai menua tapi tetap bersemangat bekerja demi kami....kawan... kami..anak-anaknya.
Mereka kawan.....merekalah orang orang tercinta, maka jangan salahkan aku kalau aku begitu memuja meraka karena kalau mereka orang tuamu maka kau akan mencintainya sebanyak diriku
maka jika kini kau sedang duduk ditrotoar jalan, merenung karena habis beradu mulut dengan orang tuamu, atau mungkin kau sedang duduk didepan internet, merasa jenuh karena mendengar wejangan-wejangan panjang yang kau anggap kolot dan tak bermutu..(menurutmu)
maka ingatlah kembali setiap tetes keringat yang mereka tumpahkan untukmu, kenanglah setiap senyum bangga mereka saat kau dengan bangga meneriakkan ditelinga mereka ayah!!!! ibu!!!,anakmu juara satu ~!!!!
ingatlah kawan... maka kau akan menangis sambil tersenyum seperti aku sekarang
